Asrama Putri Unkrip
Jalanan sepi nampak seperti tak ada penghuni dengan lorong hutan dikelilingi pepohonan, Itulah tempat ku disini bersama teman-teman "seperjuangan" dengan harapan meraih mimpi
ditempat ini saya belajar dengan banyaknya sudut pandang karakter hal itu yang membuat berbedanya cara pandang,bersikap dan bertindak, ditempat ini pula saya belajar bahwa karakterlah yang menentukan siapa kita who i am.
Saya yang hanya bermodalkan Nekat untuk sekolah yang menepuh perjalanan 515,7 KM kurang lebih 12 jam perjalanan menuju ibu kota Kalimantan Tengah yaitu kota cantik Palangka Raya., Rasanya tak seberapa dengan teman teman yang jauh dari berbagai daerah,
Asrama Adalah tempat kami hidup dikota Besar tempat kami mengadu nasib ditempat Orang, Untung saja Pihak Asrama begitu baik, kami tak perlu repot-repot memikirkan urusan perut hahah *itu tuturku ππ
disini pula banyak orang-orang yang tak seberuntung yang lain, ada yang orang tua nya sudah meninggal,atau sanak keluarga yang sudah tidak lengkap lagi, bahkan dibalik itu semua tak terlihat raut yang menyedihkan yang ada hanyalah Rasa Bersyukurnya kami sudah ada dititik ini.
pada suatu ketika teman saya berbincang bersama Temannya,anggap saja inisial nya
RJ= Eh,. di asrama ini banyak sekali yang pakaiannya sembarangan
A= hmm, Truss... *menghela nafas
RJ= Emang kamu gak malu berteman
A= Apa yang harus di Malu in nah *konotasi lewu π
RJ= Kamu sudah dikota bukan lagi dikampung pergaulanmu harus luas, kamu harus survive.
A= Hmm... hey Tidurmu terlalu miring kawan. Disini kamu akan belajar survive yang sesungguhnya ibarat hero Mobile Legend semua sudah AFK di awal, cuman kamu sendiri yang berjuang ngepush. kamu akan surren diawal., tidak belaku untuk kami. jika bisa memilih hidup kami juga gak mau hidup dalam hinaan orang
note : Apapun orang lain pakai, makan, bukan Urusan kita untuk nge-Judge atau mungkin cara didikan kita berbeda cara perilaku kita berbeda. pakainya lusuh bukan berarti tidak mampu membeli hanya saja kebutuhan itu bukanlah utama selagi ada yang bisa dipakai dan dimakan, bukan tidak memikirkan cara bagaimana Glou-up.
Saya jadi ingat kata pepatah anak senja,Berada diruangan ini mungkin sudah Takdirmu. Tapi,jendela mana yang ingin kamu lihat itu Pilihanmu.
Teruntuk teman-teman asrama ataupun yang pernah tinggal diasrama. Bersyukurlah kita sudah ada ditempat yang gak semua orang MAMPU.
cerita ini saya persembahkan teruntuk: Siky Olgani,Reti,caca,
Via Indranamel,Anisa,tarie,wiwin
Terimakasih sudah jadi bagian dalam tulisan ini,mungkin ini adalah tulisan pertama untuk selanjut stay tuneπ π π
jika ada kenangan manis silahkan komentar dibawah
